Sejarah

Haji

Kajian

Ijin

Umrah

Alumni

Cinderamata

Berita

Recent Posts

Kamis, 01 Februari 2018

Buku ‘Menuju #Mekkah-Madinah-Baitul Maqdis’: Dulu, Orang #Tapanuli Naik #Haji Pasti Singgah di #Palestina








PHA3M -- Lahir di Padang Sidempuan pada tahun 1896 dari ayah bernama H. Muhammad Nuh dan Ibunya Hajjah Aisyah. Ibunya Hajjah Aisyah merupakan salah satu intelektual perempuan Batak yang mempunyai jama’at perempuan. Eksistensi Aisyah membuat orang-orang Batak mengenalnya dengan gelar Ompung Guru.

Dilahirkan dengan didikan sang ibu dengan nuansa agama membuatnya cenderung untuk menghayati pendidikan agama. Hal itu dilakukannya dengan berguru kepada Syeikh Abdul Hamid Hutapungkut yang menjadi satu-satunya tokoh Islam di sekitar kawasan tersebut.

Atas kehendaknya sendiri, dia berangkat ke Hutapungkut, center of excelent, dan belajar langsung dengan Syeikh Hutapungkut selama tiga tahun. Pada tahun 1910 dia berangkat ke Mekkah atas dorongan gurunya tersebut.

Ibunya, merupakan pendukung utama pendidikannya di Mekkah. Pada perang dunia pertama dia dikirimi uang sebesar dua puluh lima rupiah untuk biaya kehidupan sehari-hari di Mekkah. Namuan setelah PD I tersebut dia kembali ke Tanah Air pada tahun 1919.

Selama di Tanah Air dia menjadikan Batang Toru sebagai pusat pengembangan pendidikannya. Pada tahun 1926, atas kharisma dan kewibawaannya banyak warga Batak Toba dari pedalaman Tanah Batak yang datang mendengarkan ceramah agama yang diberikannya. Bahkan banyak diantaranya, khususnya dari Porsea dan Balige yang menetap dan mendirikan pemukiman di Batang Toru agar dapat menjadi bagian dari lembaga pendidikan tersebut.

Muhammad Fauzi juga terlibat dalam mengislamkan orang-orang Toba yang berduyun-duyun mendatangi rumah kediamannya untuk menyampaikan keinginan mereka memeluk agama ini.

Bagi para muallaf Toba yang datang dalam jumlah besar ini, Muhammad Fauzi menyediakan asrama sebagai tempat tinggal sementara sebelum mereka kembali ke kampung halaman masing-masing.

Para Muallaf Toba tersebut, di zaman kemerdekaan banyak yang menjadi pegawai di kementrian agama di Republik Indonesia yang baru berdiri. Selain kegiatan dakwah dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan, Muhammad Fauzi juga banyak menulis buku namun sekarang ini sudah banyak yang hilang. Di antaranya yang dapat dicatat adalah Buku ‘Menuju Mekkah-Madinah-Baitul Maqdis’.

Jabatan organisasi yang diembannya terakhir sebelum meninggal dunia adalah Rois Suriyah NU di Batang Toru. Selain itu dia juga banyak mewakafkan hartanya untuk jalan dakwah.

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

India Kembali Buka Jalur Haji dari Laut










PHA3M --   Jamaah haji asal India mulai tahun ini kembali dapat memilih rute perjalanan melalui jalur laut untuk menuju ke tanah suci.

Pemerintah Arab Saudi dan India telah sepakat untuk membuka kembali rute perjalanan kapal dari pelabuhan India ke Jeddah yang telah ditutup selama 22 tahun.

India sebagai negara dengan pemeluk agama Islam terbesar kedua di dunia memang sempat memberangkatkan jamaah haji melalui laut sebelum dihapuskan pemerintah pada 1995.

Saat itu perjalanan kapal dari Mumbai menuju Jeddah dapat memakan waktu hingga 12 hari. Bahkan tak jarang harus menghadapi cuaca buruk di tengah laut.

Namun kini, sejumlah kapal pesiar dengan fasilitas modern siap diberangkatkan dari pelabuhan Mumbai, Kolkata dan Kochi dengan waktu perjalanan hanya 2-3 hari.

Sekali pemberangkatan, kapal pesiar haji dapat membawa hingga 5.000 jamaah.

Menteri Urusan Minoritas India Mukhtar Abbas Naqvi telah mengumumkan kembali dibukanya pemberangkatan jamaah haji melalui jalur laut tersebut yang juga akan menekan biaya perjalanan hingga 50 persen.

"Ini adalah langkah yang revolusioner dan ramah terhadap para jamaah haji," kata Naqvi dilansir Al Arabiya, Rabu (10/1/2018).

Selama berabad-abad sebelumnya, India memberangkatkan jamaah haji melalui jalur laut dan darat dengan melewati Pakistan dan Iran.

Namun jumlah jamaah yang berangkat menggunakan kapal semakin menurun dari tahun ke tahun, hingga terakhir di tahun 1994 hanya ada 4.700 jamaah.

Akhirnya pada 1995, pemerintah India menghentikan pelayanan pemberangkatan jamaah haji lewat jalur laut, menyisakan pilihan hanya melalui jalur udara.

Akan tetapi jumlah jamaah kembali meningkat dan tahun 2006 mencapai 157.000 jamaah. Bahkan tahun ini Arab Saudi memberi jatah kepada India 170.000 jamaah.  (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Rabu, 31 Januari 2018

Ada Ust H. Mukhlis Zamzami, MA di Acara #MaulidNabi #AlumniIndia, Yuk Hadiri! #PesantrenAlkautsarAlAkbar











PHA3M -- Acara Maulid Nabi yang akan diadakan oleh keluarga Ust Habib, Alumnus India, menghadirkan beberapa tokoh agama, diantaranya Ust Mukhlis Zamzami, MA.

Ust Mukhlis yang merupakan alumnus Aligarh Muslim University ini juga merupakan alumnus Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Sumatera Utara.

Acara akan dilakukan pada 3 Februari 2018 ini di Jakarta. Lihat alamat dan informasi selanjutnya di sini.

Bagi alumni Pesantren Al Kautsar Al Akbar yang ingin menghadiri acara tersebut dapat menghubungi Ust Mukhlis atau panitia dalam image di atas.

Jangan lupa share di youtube dan media sosial ya acaranya. (*)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Featured News

Don't miss new info's

Subscribe here to get our newsletter in your inbox, it is safe and EASY!

PHA3M Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | © 2014 - Designed by Templateism.com, Distributed By Templatelib