Sejarah

Haji

Kajian

Ijin

Umrah

Alumni

Cinderamata

Berita

Recent Posts

Senin, 21 Agustus 2017

Jember akan Jadi Embarkasi Haji Antara

PHA3M --  Kementerian Perhubungan akan mengembangkan Bandara Notohadinegoro Jember, Jawa Timur, hingga 2019 salah satunya untuk mempersiapkan bandara tersebut menjadi embarkasi haji antara.

Usai menggelar rapat bersama Bupati Jember Faida dan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso di Bandara Notohadinegoro, Menteri Budi Karya mengatakan bahwa pengembangan bandara yang nantinya bisa menambah kapasitas penumpang akan memudahkan jemaah calon haji dan umrah menuju Tanah Suci.

"Kita juga memudahkan saudara-saudara kita di Jember dan sekitarnya yang informasinya ada 17 kloter itu untuk jadi bandara embarkasi antara," kata Menteri Budi Karya di Bandara Notohadinegoro Jember, Minggu.

Ia menjelaskan setelah selesai dikembangkan melalui penambahan panjang landas pacu dan perluasan terminal pada tahun 2019, jemaah calon haji bisa diberangkatkan dari Jember kemudian penerbangan dilanjutkan dengan pesawat yang lebih besar melalui Surabaya.

Saat ini, hanya Bandara Internasional Juanda di Surabaya yang ditetapkan sebagai bandara embarkasi haji di Jawa Timur.

Dengan rencana perpanjangan "runway" dari 1.645 meter menjadi hingga 2.500 meter setelah 2019, setidaknya pesawat jenis Air Bus 320 yang dimiliki semua penerbangan nasional bisa mendarat. Sebelumnya, Bandara Notohadinegoro hanya dilayani Garuda Indonesia jenis pesawat ATR 72 tujuan Surabaya-Jember.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jember Faida mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang menindaklanjuti keinginan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Bandara Notohadinegoro Jember sebagai bandara embarkasi haji.

Menurut dia, selain untuk memudahkan masyarakat Jember menuju Tanah Suci, pengembangan bandara ini juga akan meningkatkan pariwisata Jember yang memiliki banyak wisata religi.

"Begitu banyak yang ingin umrah dan haji. Sekarang kondisinya di lima kabupaten sudah 17 kloter, sedangkan syarat minimal embarkasi 14 kloter. Kita sudah lebih dari syarat minimal tersebut," kata Faida.

Untuk mendukung penetapan embarkasi haji antara, pemerintah daerah juga akan membangun asrama haji dengan dana yang telah disiapkan sekitar Rp200 miliar melalui APBD. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Jumat, 18 Agustus 2017

Ketika Jemaah Haji Merayakan HUT #RI72 #HUTRI72

PHA3M --  Peringatan hari kemerdekaan di negeri orang memang tidak semeriah di negeri sendiri. Ada regulasi Arab Saudi yang harus dipatuhi terutama dalam hal pengibaran bendera negara asing.

Warga Negara Indonesia (WNI) tidak bisa seenaknya melakukan upacara bendera di ruang terbuka atau mengibarkan bendera di ruang publik. Namun begitu berbagai upaya dilakukan untuk turut berbahagia pada hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Para petugas dan jemaah haji melakukan beberapa kegiatan kecil untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke-72 Republik Indonesia. Bahkan beberapa jemaah haji menggelar apel peringatan HUT RI di hotel.

Seperti yang dilakukan oleh jemaah haji asal Purbalingga embarkasi Solo kloter SOC-2. Situs resmi Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI melaporkan, apel kemerdekaan jemaah haji SOC-2 dilaksanakan layaknya upacara bendera di Indonesia mulai pukul 06.30 waktu Arab Saudi, Kamis (17/08/2017), di halaman Hotel Husaifan.

Ketua kloter SOC-2 bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan Komandan Upacara dilaksanakan oleh Purn Suko, MC Laely Muthohir, dirigen oleh Ady, dan doa dipimpin oleh Kholidin. Dengan mengenakan seragam batik nasional, para jemaah dengan khidmat mengikuti upacara dalam nuansa kesederhanaan.

Subeno mengungkapkan alasannya dan para jemaah haji melaksanakan apel peringatan HUT RI ke-72 ini. “Ini merupakan kebanggaan yang luar biasa karena bisa melaksanakan peringatan ulang tahun kemerdekaan di Tanah Suci. Kami turut mendoakan kemajuan bagi bangsa dan negara Indonesia,” ucapnya.



Selain melaksanakan apel peringatan kemerdekaan, SOC-2 juga melakukan pengibaran bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di sekitar Jabal Rahmah.

Jemaah asal Purbalingga yang tergabung dalam SOC-43 juga melakukan hal sejenis di Madinah. Mereka membentangkan spanduk ucapan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-72 di halaman Masjid Nabawi. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Sabtu, 12 Agustus 2017

Apa Kata Kiyai Muda Soal Dana Haji untuk Infrastruktur?

















PHA3M -- Wacana dana haji untuk pembangunan infrastruktur di pemerintah cukup menimbulkan polemik. Ketua Forum Kiyai Muda Sumut, Machfoedz Siddiq Muslih memberikan komentarnya akan hal tersebut.

Menurut Machfoedz pemerintah hanya baru memberikan wacana tentunya dengan pertimbangan yang matang.

"Namun masih ada orang-orang di luar sana yang memang tidak suka, ikut memperkeruh suasana," ungkapnya kepada tribun-medan.com, Kamis (3/8/2017).

Pimpinan Yayasan Hasyim Ashari Langkat ini menjelaskan Ketua MUI Kiyai Ma'ruf Amin sebenarnya pada dasarnya menyetujui wacana tersebut.

Hanya saja bagi Machfoedz belum ada pembicaraan lanjutan terkait program yang akan dilakukan.

Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang bermaksud memanfaatkan dana haji untuk kepentingan rakyat banyak.

Menurutnya, Presiden tidak akan sembarangan memberikan wacana sebelum berkonsuktasi dahulu dengan para alim ulama.

Machfoedz berharap ke depan seandainya wacana tersebut bergulir, para alim ulama mengawasi pemerintah.

"Dengan memberikan masukan dan memperingati apabila terjadi penyelewengan pada program tersebut," ungkapnya. (sumber)

Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | KBAA

Featured News

Don't miss new info's

Subscribe here to get our newsletter in your inbox, it is safe and EASY!

PHA3M Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | IMECH | BeritaDekhoCom | TobaPosCom | © 2014 - Designed by Templateism.com, Distributed By Templatelib